Tak seorang pun di dunia olahraga, entah seberapa sukses dirinya dan seberapa dihormati dirinya berhasil meraih segalanya dengan baik disepanjang waktu. Dan tidak ada yang bisa menyangkal jika Jose Mourinho berhasil menjadi pelatih fenomenal di beberapa klub selama bertahun-tahun.

Jika anda ragu, anda boleh membuka kembali catatan rapor menterengnya. Selama ini, Mourinho telah bertanggung jawab untuk menciptakan dan melakukan transfer pesepakbola berbakat guna membangun sekumpulan pasukan yang mampu bersaing untuk meraih gelar liga dan Liga Champions.

Hebatnya, Mourinho bisa dengan segera menemukan beberapa alternatif lain jika dirinya tak mampu mengubah Chelsea selama musim 2015/16 di Liga Premier. Ini bukan pertama kalinya jika Mourinho harus berpisah dengan satu klub dan itu juga tidak akan menjadi pertama kalinya jika Mourinho pernah membuat kesalahan yang sangat mahal harganya.

Mourinho, sama seperti dengan setiap pelatih terkenal lainnya, pasti pernah melakukan kesalahan besar di sepanjang karir pelatihannya. Tidak ada yang sempurna di dunia ini, bahkan tidak untuk seorang pria yang diberi julukan ‘The Special One’. Dan inilah 10 pembelian pemain terburuk Jose Mourinho, diantaranya adalah :

1. Andriy Shevchenko

Liga Premier tersontak kaget saat Jose Mourinho dan boss Chelsea, Roman Abramovich sepakat untuk mendatangkan striker haus gol Serie A kala itu, Andriy Shevchenko. Banyak pihak yang beranggapan dengan datangnya Sheva ke Stamford Bridge, Chelsea akan mendominasi Liga Premier selama bertahun-tahun. Suka atau tidak suka, penampilan Sheva sangat jauh dari yang diharapkan banyak orang. Sheva tampak tak menemukan pola permainannya dan insting mencetak golnya pun mulai dipertanyakan. Kenyataannya, mendatangkan Sheva adalah hal yang terburuk dalam sejarah EPL dan bagi Chelsea.

2. Didier Drogba

Didier Drogba adalah legenda Chelsea yang amat dicintai oleh para fansnya. Drogba yang tak lagi muda kembali dibawa Mourinho ke Chelsea pada tahun 2014. Bagi Mou, ia tentunya tidak bisa mengharapkan Drogba tampil apik seperti dulu namun Mou tentu dapat melakukan opsi berbeda yang dapat membantu kinerja Drogba.

Sejak kedatangan Drogba, Mou malah menyia-nyiakan striker berbakat Romelu Lukaku dengan menjadikan dirinya pemain pinjaman di West Ham dan Everton. Pada akhirnya, Drogba pun memang tak bisa tampil seperti dulu lagi. Sedangkan Lukaku, ia hijrah ke Everton dan menjadi pahlawan bagi klub barunya.

3. Juan Cuadrado

Ada indikasi bahwa Juan Cuadrado adalah daftar pemain terburuk yang pernah direkrut Mourinho. Mou mengakuisisi layanan dari Cuadrado selama jendela transfer Januari 2015 dan sejauh ini, Cuadrado tidak terlihat memberikan dampak bagi Chelsea.

Saat ini, Cuadrado dipinjamkan ke Juventus dan kemungkinan ia akan dikeluarkan secara permanen oleh Chelsea jika penampilannya tak kunjung membaik hingga musim 2016 nanti. Mungkin di masa mendatang kita baru mengetahui jika Cuadrado merupakan pembelian terburuk Jose Mourinho.

4. Shaun Wright-Phillips

Terdapat beberapa kasus dimana para fans hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya perihal sejumlah uang yang rela digelontorkan klub demi merekrut pemain gagal selama bertahun-tahun. Shaun Wright-Phillips pernah diakuisisi oleh Mou dengan biaya transfer yang dilaporkan mencapai £ 22 juta.

Saat Wright-Phillips tiba di Chelsea, Mou lebih sering membangkucadangkan dirinya. Wright-Phillips adalah pemain yang tak layak bermain di Liga Premier. Setelah tak menemukan masa depan bersama The Blues, ia akhirnya pindah ke Manchester City dan akhirnya Wright-Phillips menemukan dirinya sebagai pemain cadangan untuk klub QPR.

5. Fabio Coentrao

Mourinho pernah berpikir jika dirinya telah berhasil mendaratkan seorang pria yang dinilai mampu untuk bermain di kedua posisi, full back dan sayap. Dan pria yang didatangkan itu bernama Fabio Coentrao. Saat Mou bergabung dengan Real Madrid, ia langsung mendatangkan Coentrao. Sebenarnya, Coentrao adalah ‘kelebihan yang tak diperlukan’, setelah Mourinho keluar dari Real Madrid, Coentrao pun dipinjamkan. Untuk sementara ini, masih ada banyak waktu bagi Coentrao untuk membuat sebuah dampak yang berharga bagi Real Madrid.

6. Mateja Kezman

Mateja Kezman dan Didier Drogba adalah dua striker yang pernah membela Chelsea dan kedua pemain ini datang di jaman kepelatihan Mourinho di The Blues. Kezman adalah ‘kegagalan’ bagi Chelsea. Pernah di sesi wawancara, Mourinho membahas jika dirinya kecewa besar sudah mendatangkan Kezman ke Chelsea.

Terlepas dari berhasil atau tidaknya Kezman di Chelsea, faktanya adalah ia sangat mencintai waktunya bersama The Blues. Hal ini diketahui karena sebelumnya Kezman pernah menyatakan rasa bahagianya kepada Sky Sports dengan berkata :

– “Hidup dan bermain di London adalah sesuatu hal yang tidak bisa saya lupakan”.

– “Saya tidak tahu apakah saya membuat sebuah kesalahan karena saya pindah begitu cepat. Saya harus melakukannya dan saya tidak menyesal, saya selalu percaya pada keputusan sendiri”.

– “Datang ke Chelsea membuat mimpi saya menjadi kenyataan. Itu adalah hal terbaik yang pernah terjadi didalam hidupku”.

– “Mungkin saya bisa mencapai lebih banyak dan saya bisa lebih sukses di Stamford Bridge, tapi saya tidak menyesali apa pun”.

7. Michael Essien

Michael Essien adalah pemain yang memiliki bakat baik dan dapat bermain di beberapa posisi. Essien dipanggil Mourinho untuk membela Real Madrid, meskipun Essien telah dihantui cedera. Pada akhirnya, Essien gagal memberikan yang terbaik dan hanya bertugas singkat di Real Madrid. Ia dianggap sebagai salah satu pemain yang paling tak bergairah dan Real Madrid berhasil membuat sebuah memori baru bersamanya.

8. Asier del Horno

Asier del Horno diakuisisi oleh Mourinho pada bulan Juni 2005. Karirnya di Stamford Bridge tak lebih menjadi seorang pemain transisi untuk Chelsea. Del Horno telah bergabung dengan Chelsea selama satu musim saat Mourinho menyelesaikan proses panjang untuk memperoleh Ashley Cole.

Hal tersebut tentu membuat posisi Del Horno menjadi pilihan kedua, dan Mou mengijinkan Del Horno untuk pindah ke klub lain selama bursa transfer musim panas 2006. Sangat adil jika kita katakan bahwa tidak setiap pemain akan menjadi sebuah ‘permata’ bagi seorang pelatih, Del Horno layak untuk dijuluki sebagai salah satu pemain terburuk yang pernah Mou rekrut.

9. Tiago

Tiago bukanlah sebuah ‘kegagalan’ murni Mourinho. Tiago melakoni 34 laga untuk Chelsea setelah bermain satu musim bagi klubnya. Setelah satu musim berlalu, Mou menyadari jika dirinya harus mengubah posisi pemain dan Mou segera menemukan jawabannya ketika dirinya mendatangkan Michael Essien. Bagi Chelsea dan Mou, Essien adalah pilihan yang lebih baik. Dengan kedatangan Essien, Tiago pun harus pergi dari Chelsea dan bermain untuk Lyon.

10. Tal Ben Haim

Bagi Mourinho, Tal Ben Haim dianggap dapat menjadi seorang pemain yang bisa bermain di beberapa posisi. Ben Haim mampu menjadi ‘pendorong’ ketika Mou membutuhkan jasanya tetapi ia tidak pernah mendapatkan tempat pertama di Chelsea dalam waktu yang cukup lama. Menurut surat kabar harian di Inggris, keputusan Mou untuk mendatangkan Ben Haim ke Chelsea adalah hal yang terburuk. Ben Haim dianggap sebagai pemain yang tidak memiliki kualitas untuk dimainkan di kompetisi kejuaraan.

 Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


The Essential